Dr. MM Ardy Mbalembout, SH, MH,Ketua Umum Taruna Emas Generasi Bangsa Hadiri Acara Gerakan Poros Alternatif Gelar Sarasehan Nasional

Dr. MM Ardy Mbalembout, SH, MH,Ketua Umum Taruna Emas Generasi Bangsa Hadiri Acara Gerakan Poros Alternatif Gelar Sarasehan Nasional

Jakarta – Poros, Alternatif Berjusng Untuk Rakyat bersama Aktivis, Tokoh Bangsa mengadakan Sarasehan Nasional dengan tema “Meraih Asa Dengan Menjaga Persatuan Dan Kesatuan Dan Mampukah Prabowo Presiden Mengembalikan Negara Sesuai Amanah Faunding Father” di Aula Mayjend Tatang Zaenudin, Jl. Bukit Pasir 49 Cijantung Jakarta pada hari Sabtu, 16 Agustus 2025.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Mayjen TNI (Purn) Tatang Zaenudin dan Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen, serta berbagai tamu undangan dari kalangan masyarakat sipil dan aktivis.

Ketua Umum Taruna Emas Generasi Bangsa, Dr. MM Ardy Mbalembout, SH, MH, mengkritisi sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak melalui kajian mendalam dan cenderung bersifat coba-coba. Hal ini disampaikan dalam keterangannya kepada media pada Jumat (16/8).

Ardy menyoroti salah satunya kebijakan pemblokiran 31 juta nomor rekening yang sempat dilakukan oleh Kementerian Keuangan. Meskipun kini blokir tersebut telah dibuka, ia menilai tindakan tersebut menunjukkan minimnya kajian dan kesiapan dalam pelaksanaan kebijakan.

“Seharusnya tidak ada kebijakan yang sifatnya coba-coba. Kalau memang ada protap, maka ikuti dan kaji secara rinci. Jangan sampai menunggu reaksi publik baru mengambil langkah,” ujar Ardy.

Menurutnya, hal ini juga terlihat dari polemik kenaikan pajak di Kabupaten Pati, yang memicu keresahan masyarakat dan tuduhan adanya kepentingan oligarki. Ia menyebut, kebijakan yang tidak sensitif terhadap kondisi sosial dapat menciptakan turbulensi politik dan berpotensi merusak keutuhan bangsa.

Lebih lanjut, Ardy juga menyoroti persoalan ekonomi dan sosial yang saat ini dihadapi masyarakat. Ia menyebut pekerja sektor informal seperti ojek online (ojol) hanya mendapatkan hasil yang tidak sepadan dengan usaha yang dikeluarkan.

Ia menilai, korupsi merupakan akar dari ketimpangan sosial dan menyarankan agar pemerintah mempertimbangkan hukuman mati bagi koruptor kelas berat.

“Kita bisa belajar dari China dan Korea Utara. Lebih baik mengorbankan 10 orang koruptor daripada menyengsarakan jutaan rakyat,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ardy juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci utama memperbaiki kondisi bangsa. Ia mengutip pernyataan Kaisar Hirohito saat Jepang dibom atom, yang menanyakan jumlah guru tersisa alih-alih tentara, sebagai bukti bahwa pendidikan menjadi pilar utama pembangunan.

Menurutnya, pendidikan bukan hanya harus gratis di tingkat SMA, namun juga hingga perguruan tinggi. Ia menilai masyarakat yang minim pendidikan mudah terbujuk politik uang saat pemilu, yang berdampak pada terpilihnya pemimpin yang salah.

“Orang bodoh akan mudah dibodohi. Tapi jika cerdas dan ekonominya cukup, dia tidak mudah terpengaruh. Ini soal tanggung jawab negara,” katanya.

Ardy menyatakan bahwa meskipun kebijakan Presiden Prabowo Subianto sudah mengarah ke jalur yang tepat, pelaksanaannya harus menyesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah. Ia mendorong pembentukan Satgas Nasional yang terdiri dari putra daerah, bukan hanya pejabat dari pusat.

“Kalau semua dipegang pusat, bisa jadi bancakan di bawah. Kebijakan bagus, tapi kalau pelaksanaannya buruk, hasilnya tidak akan terasa,” pungkasnya.

Pernyataan ini mencerminkan dorongan dari organisasi masyarakat sipil terhadap evaluasi kebijakan publik secara menyeluruh, serta desakan untuk perbaikan tata kelola pemerintahan, pendidikan, dan pemberantasan korupsi. Pemerintah diminta lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat dan menjamin pemerataan pembangunan.

TEGAS

TEGAS bermaksud menghimpun, membina, memajukan Hukum, Keamanan, Pendidikan, Kesehatan, Kesejahteraan Sosial Indonesia melalui kegiatan sosial, diskusi dan pembekalan dalam bidang Sosial Kemandirian untuk kepentingan kemanusiaan dan Hak-hak azasi manusia.

Map

© tarunaemasgenerasibangsa-Tegas.com. All Rights Reserved.

Pemkab Malinau Teken Kesepakatan Jasa Hukum dengan Law Firm Mbalembout & Associates

Pemkab Malinau Teken Kesepakatan Jasa Hukum dengan Law Firm Mbalembout & Associates

Jakarta, INDONEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara resmi menjalin kerja sama dengan kantor hukum Mbalembout & Associates melalui penandatanganan Akta Perjanjian Jasa Konsultan Hukum pada Selasa, 23 Juli 2025.

Penandatanganan berlangsung di Malinau dan dilakukan langsung oleh Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H, bersama Dr. MM. Ardy Mbalembout, S.H., M.H, selaku pendiri dan pimpinan firma hukum tersebut.

Kerja sama ini menandai komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau dalam memperkuat aspek hukum dan tata kelola pemerintahan melalui pendampingan hukum profesional.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) DKI Jakarta itu menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemkab Malinau, khususnya kepada Bupati Wempi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malinau atas kepercayaan yang luar biasa ini. Kami pastikan kerja sama ini akan memberikan benefit maksimal bagi kedua belah pihak, khususnya dalam memperkuat perlindungan dan kepastian hukum di lingkungan pemerintahan daerah,” ujar Ardy kepada Indonews.id di eLGie Coffee and Eatery, Pejaten, Jakarta Selatan Selasa (29/7/2025). 

Ia menegaskan, timnya akan mendampingi Pemkab Malinau dalam berbagai persoalan hukum, baik litigasi maupun non-litigasi, dengan pendekatan strategis yang komprehensif.

Dalam kesempatan tersebut, Ardy juga memperkenalkan profil Law Firm Mbalembout & Associates, yang dikenal luas sebagai kantor hukum yang menangani berbagai aspek hukum (all legal matters), mulai dari hukum korporasi, litigasi, mediasi, arbitrase, pasar modal, hingga legal audit. Firma ini didukung oleh tim pengacara profesional yang telah berpengalaman di berbagai bidang hukum strategis, baik di sektor publik maupun privat.

“Kami adalah kantor hukum yang mengedepankan profesionalisme, integritas, dan kepastian hukum. Lokasi kantor kami di Jakarta Timur, namun jangkauan layanan kami bersifat nasional,” jelas Ardy.

Adapun Law Firm Mbalembout & Associates beralamat di Apt. MTH Residence, TMG M Floor, Jl. Otto Iskandardinata Raya No. 60, Jakarta Timur.

Dengan kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Malinau berharap bisa memperoleh pendampingan hukum yang kuat dalam menyelesaikan persoalan-persoalan strategis daerah, serta dalam merancang kebijakan publik yang berlandaskan pada prinsip hukum dan tata kelola yang baik.

TEGAS

TEGAS bermaksud menghimpun, membina, memajukan Hukum, Keamanan, Pendidikan, Kesehatan, Kesejahteraan Sosial Indonesia melalui kegiatan sosial, diskusi dan pembekalan dalam bidang Sosial Kemandirian untuk kepentingan kemanusiaan dan Hak-hak azasi manusia.

Map

© tarunaemasgenerasibangsa-Tegas.com. All Rights Reserved.

Ketua DPD KAI Jakarta Selaku Ketum TEGAS Hadiri RDP RUU KUHAP di DPR, Soroti Imunitas Profesi Advokat

Ketua DPD KAI Jakarta Selaku Ketum TEGAS Hadiri RDP RUU KUHAP di DPR, Soroti Imunitas Profesi Advokat

Jakarta, INDONEWS.ID – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) DKI Jakarta, Dr. MM. Ardy Mbalembout, S.H., M.H., turut menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) pembahasan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP) bersama Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di kompleks Parlemen, Senin (21/7/2025).

Dalam forum tersebut, Ardy hadir mewakili dua peran penting yang diembannya yakni sebagai advokat dalam kapasitasnya di organisasi Kongres Advokat Indonesia, sekaligus mewakili organisasi Taruna Emas Generasi Bangsa (TEGAS), sebuah organisasi sosial kemasyarakatan yang dipimpinnya. 

“Kehadiran saya dalam RDP ini adalah sebagai bagian dari profesi advokat dan juga organisasi advokat. Namun lebih dari itu, implementasi KUHAP menyentuh langsung kehidupan masyarakat luas. Maka saya juga hadir sebagai Ketua Umum TEGAS, karena organisasi ini adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia,” ujarnya kepada wartawan saat ditemui  di eLGie Coffee and Eatery, Pejaten, Jakarta Selatan Selasa (29/7/2025). 

Sosok yang kerap memberikan bantuan hukum bagi korban human trafficking itu menekankan bahwa banyak anggota TEGAS berasal dari latar belakang profesi yang beragam, termasuk advokat. Sehingga pandangan organisasi ini terhadap KUHAP relevan untuk disuarakan dalam proses legislasi.

Alumnus Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) itu menyoroti pentingnya memastikan perlindungan hukum dan imunitas yang adil bagi semua elemen penegak hukum. Ia menegaskan, jaksa, hakim, polisi, dan advokat merupakan empat pilar utama dalam sistem peradilan pidana di Indonesia.

“Mereka punya fungsi berbeda tapi saling melengkapi untuk menegakkan keadilan. Namun dalam praktiknya, advokat masih sering dikriminalisasi saat menjalankan tugas profesinya,” tegas Ardy.

Ia menyerukan agar RUU KUHAP memberikan kepastian hukum dan perlindungan yang setara kepada seluruh pilar penegakan hukum.

“Imunitas tidak boleh hanya diberikan pada hakim, jaksa, dan polisi saja, tapi juga harus berlaku bagi advokat. Itu penting untuk menjaga independensi dan integritas sistem peradilan kita,” ujarnya.

Ardy berharap RUU KUHAP yang sedang dibahas tidak hanya memperkuat sistem hukum, tetapi juga menjamin keadilan prosedural yang berpihak pada prinsip demokrasi dan hak asasi manusia.

TEGAS

TEGAS bermaksud menghimpun, membina, memajukan Hukum, Keamanan, Pendidikan, Kesehatan, Kesejahteraan Sosial Indonesia melalui kegiatan sosial, diskusi dan pembekalan dalam bidang Sosial Kemandirian untuk kepentingan kemanusiaan dan Hak-hak azasi manusia.

Map

© tarunaemasgenerasibangsa-Tegas.com. All Rights Reserved.

Audiensi dengan Kemhan, Ketum TEGAS: Kita Bahas Kemitraan Program Bela Negara

Audiensi dengan Kemhan, Ketum TEGAS: Kita Bahas Kemitraan Program Bela Negara

Jakarta, INDONEWS.ID – Pengurus pusat organisasi sosial kemasyarakatan Taruna Emas Generasi Bangsa (TEGAS) melakukan audiensi dengan jajaran Direktorat Bela Negara, Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan), Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) pada Senin, 14 Juli 2025 lalu.

Rombongan TEGAS yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dr. MM. Ardy Mbalembout, S.H., M.H. diterima oleh pejabat Direktorat Bela Negara, yakni Kasubdit Lingkungan Pemukiman (Kasubdit Lingkim) Direktorat Bela Negara – Dr. S.R.M. Indah Permata S, St., M.M dan Letkol Tatang selaku Subdirektorat Kemasyarakatan.

Dalam pertemuan tersebut, TEGAS menyampaikan komitmennya untuk berkontribusi dalam penguatan nilai-nilai bela negara di kalangan generasi muda. Ardy menjelaskan bahwa audiensi ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara TEGAS dan Kementerian Pertahanan.

“Kami mendapatkan pemahaman bahwa Kemhan memiliki dua model kerja sama dalam pelaksanaan visi bela negara. Pertama, organisasi dapat menjadi bagian dari anggota bela negara di bawah Kemhan, namun dengan catatan nama organisasi harus terkait langsung dengan bela negara.

“Kedua, sebagai mitra yang dapat menyelenggarakan kegiatan bersama,” ujar Ardy dalam keterangannya kepada media, Selasa (29/7/2025) di eLGie Coffee and Eatery, Pejaten, Jakarta Selatan.

Ardy menambahkan, sebagai mitra, TEGAS memiliki ruang untuk menyelenggarakan pelatihan-pelatihan bela negara dan berhak mendapatkan sertifikasi resmi dari Kementerian Pertahanan bagi peserta. Selain itu, TEGAS juga dapat menggelar diskusi-diskusi kebangsaan dengan menghadirkan pejabat Kemhan sebagai narasumber utama.

“Kami siap membangun kemitraan strategis dengan Kemhan di seluruh Indonesia, dan menjadikan semangat bela negara sebagai bagian dari gerakan generasi muda yang progresif dan berwawasan kebangsaan,” kata alumnus Lemhanas ini. 

TEGAS menargetkan untuk memperluas jaringan kerja sama hingga ke berbagai daerah di Tanah Air, sejalan dengan program strategis bela negara yang dicanangkan pemerintah.

TEGAS

TEGAS bermaksud menghimpun, membina, memajukan Hukum, Keamanan, Pendidikan, Kesehatan, Kesejahteraan Sosial Indonesia melalui kegiatan sosial, diskusi dan pembekalan dalam bidang Sosial Kemandirian untuk kepentingan kemanusiaan dan Hak-hak azasi manusia.

Map

© tarunaemasgenerasibangsa-Tegas.com. All Rights Reserved.

Dari Halaman ke Harapan: TEGAS dan YCIB Bawa Cahaya Literasi ke NTT

Dari Halaman ke Harapan: TEGAS dan YCIB Bawa Cahaya Literasi ke NTT

Keterangan Foto: Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun selaku Dewan Pembina TEGAS bersama Ketum TEGAS Dr. (c) MM. Ardy Mbalembout, perwakilan YCIB Laurensius Januarius, Irma Prinarjoto selaku Sekretaris Jenderal TEGAS sekaligus PIC penggalangan donasi buku serta para pengurus TEGAS dalam acara penyerahan simbolis donasi buku untuk generasi muda di NTT melalui YCIB (Foto: Ist)

Jakarta, TERBITINDO.COM-Dalam rangka memperingati Hari Buku Sedunia, organisasi sosial kemasyarakatan Taruna Emas Generasi Bangsa (TEGAS) berkolaborasi dengan Yayasan Cipta Insan Bhakti (YCIB) menyelenggarakan kegiatan penggalangan buku bacaan untuk disumbangkan ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pemerataan akses literasi, terutama bagi anak-anak dan pelajar di daerah yang masih tergolong 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Hadir dalam acara ini Komjen Pol (Purn.) Dharma Pongrekun selaku Dewan Pembina TEGAS, Ketua Umum TEGAS, Dr. (c) MM. Ardy Mbalembout, S.H., M.H., perwakilan pengurus YCIB, Laurensius Januarius serta sejumlah pengurus TEGAS.

Pada kesempatan tersebut, Dewan Pembina TEGAS, Komjen Pol (Purn.) Dharma Pongrekun juga turut menyumbangkan sejumlah exampler buku karyanya berjudul “Indonesia Dalam Rekayasa Kehidupan”.

Buku tersebut menjadi refleksi pemikiran kritis terhadap dinamika sosial dan kebangsaan, yang diharapkan dapat menjadi bahan literasi inspiratif bagi generasi muda, khususnya Gen Z dan Alfa.

Penyerahan simbolis donasi buku tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum TEGAS, Dr. (c) MM. Ardy Mbalembout, S.H., M.H yang didampingi langsung oleh Komjen Pol (Purn.)

Dharma Pongrekun bersama sejumlah pengurus TEGAS yang hadir kepada perwakilan pengurus YCIB, Laurensius Januarius.

Buku-buku yang dikumpulkan, selanjutnya akan dikirim ke sejumlha komunitas dan taman bacaan serta perpustakaan sekolah di wilayah Nusa Tenggara Timur, salah satunya adalah komunitas baca Taruna Akademia, sebuah lembaga bimbingan belajar dan pelatihan untuk persiapan seleksi masuk TNI / Polri dan Sekolah Kedinasan.

Di sela-sela acara tersebut, Komjen Pol (Purn.) Dharma Pongrekun menyampaikan di era disrupsi informasi, literasi bukan sekadar kemampuan membaca, tapi pertahanan terdepan dalam menjaga akal sehat, nilai kebangsaan, dan kedaulatan berpikir.

“Literasi adalah pondasi utama membangun peradaban. Bangsa yang lemah dalam membaca, akan tertinggal dalam berpikir dan bertindak. Buku adalah pintu masuk menuju kemerdekaan berpikir. Dalam era informasi seperti sekarang, literasi bukan hanya soal membaca, tapi tentang memahami dunia. Donasi ini bukan sekadar memberikan buku, tetapi memberi kesempatan generasi muda untuk memerdekakan pikirannya,” ungkapnya,( Rabu, 23 /04/ 2025).

Senada, Ketua Umum TEGAS, Dr. (c) MM. Ardy Mbalembout menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata dari misi TEGAS untuk turut serta mencerdaskan bangsa. Literasi adalah fondasi utama dalam membangun generasi emas Indonesia.

“Kami percaya bahwa perubahan besar dimulai dari satu halaman yang dibaca. Lewat akses pada bacaan yang bermutu, kami ingin mendorong generasi muda untuk tumbuh dengan pemikiran terbuka dan

semangat berkarya. Melalui kegiatan ini, kita harap cahaya ilmu bisa menjangkau lebih luas, hingga ke pelosok negeri,” ujarnya.

Sosok yang pernah ikut berkontestasi dalam Pilgub NTT 2024 ini memastikan bahwa program ini akan terus digalakkan secara berkala oleh TEGAS untuk menjadi program jangka menengah dan panjang. “Ini bukan sekadar penggalangan buku, tapi gerakan bersama untuk masa depan. Kami membuka peluang bagi masyarakat, lembaga, dan mitra strategis untuk turut serta.”

TEGAS memiliki visi untuk menciptakan generasi muda Indonesia yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing global melalui pendekatan edukatif, kepemudaan, dan kegiatan sosial. Sementara YCIB berkomitmen dalam pembinaan dan pemberdayaan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, melalui kegiatan berbasis komunitas dan literasi.

“Sekali lagi, donasi buku ini bukan sekadar simbol, tetapi sebuah langkah nyata dalam memperkuat pondasi literasi generasi muda kita, terutama di daerah-daerah yang masih minim akses terhadap sumber bacaan. Melalui buku, kita menanamkan nilai-nilai Pancasila, membentuk karakter, dan membuka jalan menuju Indonesia Emas,” ungkap Ardy.

Ardy lebih lanjut menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan visi TEGAS yaitu terwujudnya generasi bangsa yang cerdas, berdaulat, mandiri, dan berintegritas berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Visi ini diwujudkan dengan misi TEGAS yakni memperkuat implementasi ideologi Pancasila untuk menjaga kebhinekaan, persatuan dan kesatuan, demokratisasi serta karakter bangsa; meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM TEGAS dan masyarakat Indonesia untuk menyongsong Indonesia Emas dan bersinergi dengan penyelenggara pemerintahan dari tingkat pusat sampai ke desa.

“Melalui sinergi dengan YCIB dan komunitas lokal di NTT, kami tidak hanya mendistribusikan buku, tapi juga menyalakan semangat perubahan dan kemajuan bagi masa depan anak-anak muda kita,” tutup Ardy.

YCIB sebagai penerima donasi, melalui Laurensius Januarius, menyambut baik langkah ini. Ia menegaskan pentingnya kerja sama seperti ini untuk menjangkau anak-anak dan remaja di lingkungan yang belum sepenuhnya terjamah pendidikan formal.

“Buku adalah jendela dunia. Dengan membaca kita didekatkan pada gerbang masa depan yang cerah. Kami berharap dengan langkah dan kolaborasi kecil yang kita lakukan ini dapat mendekatkan generasi muda di daerah yang minim akses pendidikan dan informasi ke gerbang masa depan mereka yang cerah,” papar Januarius.

Irma Prinarjoto selaku Sekretaris Jenderal TEGAS sekaligus PIC penggalangan donasi buku ini, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari program berkelanjutan yang akan terus dilaksanakan oleh TEGAS ke berbagai komunitas dan yayasan lainnya di Indonesia.

Sebelumnya, kata Irma, TEGAS menyelenggaran bazzar Ramadhan yang menjual preloved item kepada masyarakat umum. Hasil penjualan dari kegiatan tersebut selanjutnya, dikirimkan ke panti asuhan di daerah yang membutuhkan. Bahkan, sejumlah anggota dan pengurus TEGAS sengaja membeli item preloved tersebut untuk langsung didonasikan lagi.

“Kami mengumpulkan ratusan buku dari berbagai kontributor dan relawan, karena kami percaya bahwa akses literasi adalah hak setiap anak bangsa. Dan kami tidak bisa mewujudkan ini tanpa kerja sama semua pihak, termasuk komunitas dan tempat yang mendukung acara ini,” ujar Irma.

Taruna Emas Generasi Bangsa (TEGAS) adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang berfokus pada pembangunan karakter, pendidikan, dan kepedulian sosial untuk menciptakan generasi bangsa yang berkualitas dan tangguh dalam menghadapi tantangan zaman.

Yayasan Cipta Insan Bhakti (YCIB) merupakan lembaga sosial yang bergerak di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, dengan tujuan utama meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses terhadap pendidikan informal dan program literasi berkelanjutan.

Acara ini turut mendapat dukungan penuh dari Vientje Archangela Gerlani, pengurus TEGAS yang juga merupakan owner Elgie Coffee & Eatery, lokasi digelarnya kegiatan ini.

Elgie Coffee, yang berlokasi strategis di Vasaka Soltera Apartemen, Jakarta Selatan, dikenal sebagai tempat nongkrong cozy dengan nuansa homey dan menu yang memanjakan lidah.

Para tamu undangan dan pengunjung yang hadir juga menikmati berbagai menu andalan Elgie Coffee seperti Creamy Chicken Pasta, Spicy Tuna Rice Bowl, Salted Caramel Latte, dan Matcha Cream Cheese Frappe—yang semuanya menjadi pelengkap suasana hangat dan penuh makna dalam acara donasi buku tersebut.***

TEGAS

TEGAS bermaksud menghimpun, membina, memajukan Hukum, Keamanan, Pendidikan, Kesehatan, Kesejahteraan Sosial Indonesia melalui kegiatan sosial, diskusi dan pembekalan dalam bidang Sosial Kemandirian untuk kepentingan kemanusiaan dan Hak-hak azasi manusia.

Map

© tarunaemasgenerasibangsa-Tegas.com. All Rights Reserved.

Komitmen TEGAS Dorong Semangat Berbagi di Bulan Ramadhan Lewat Bazar dan Inovasi Sosial

  • Komitmen TEGAS Dorong Semangat Berbagi di Bulan Ramadhan Lewat Bazar dan Inovasi Sosial

Jakarta, INDONEWS.ID – Ketua Umum Taruna Emas Generasi Bangsa (TEGAS), Dr. (c) MM Ardy Mbalembout, MH, CLA, CTA, CPM MCIArb, menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan adalah momen yang tepat untuk meningkatkan kepedulian dan semangat berbagi.

“Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan saat yang paling baik untuk berbagi dengan sesama. Oleh karena itu, TEGAS terus berupaya membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak agar bisa membantu lebih banyak masyarakat,” ujar Ardy kepada awak media belum lama ini.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan sektor usaha, termasuk dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

“Saya telah memperkenalkan TEGAS ke KADIN supaya ke depan ada kerja sama yang bisa memberikan manfaat lebih luas,” ujar Ardy yang juga merupakan Wakil Ketua Mahkamah Partai DPP Demokrat itu.

Dalam waktu dekat, pengurus TEGAS kata dia, dijadwalkan bertemu dengan perwakilan KADIN untuk membahas potensi kolaborasi lebih lanjut.

Selain itu, Ardy juga telah menjadwalkan audiensi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk memperkenalkan visi dan misi TEGAS dalam mendukung pembangunan sosial di Indonesia.

Sementara itu, sbagai bagian dari komitmennya dalam membantu masyarakat di bulan suci Ramadhan, TEGAS menggelar Bazar bekerja sama dengan ElGie Coffee.

Vientje Archangela Gerlani, pelaksana teknis bazar mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk berbagi dengan masyarakat. Salah satu bentuk bantuan yang diberikan adalah menjual pakaian berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau.

“Kita jual baju mulai dari Rp5.000, jadi benar-benar membantu banget,” ujar Vientje di lokasi bazar yang berlangsung di ElGie Coffee, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (15/3/2024).

Ia menambahkan bahwa pihaknya tidak membagikan pakaian secara gratis karena sebagai organisasi sosial, TEGAS tetap membutuhkan dukungan agar bisa terus menjalankan misinya.

“Lebih baik masyarakat membeli dengan harga murah, sehingga mereka tetap merasa berkontribusi dan kita pun bisa terus menjalankan kegiatan sosial seperti ini,” tambahnya.

Selain untuk membantu masyarakat secara ekonomi, bazar ini juga diadakan sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir yang baru-baru ini melanda Jakarta. Banyak warga kehilangan barang berharga, termasuk pakaian, akibat bencana tersebut.

“Target kita adalah menyediakan pakaian berkualitas dengan harga terjangkau untuk mereka yang membutuhkan, terutama para korban banjir,” jelasnya.

Berinovasi dalam Pengelolaan Sampah

Selain bergerak di bidang sosial, TEGAS juga aktif dalam mencari solusi inovatif terhadap masalah lingkungan, terutama pengelolaan sampah.

Waketum Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) organisasi itu, Sukanda Chandarayat, ST., M.SI, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengembangkan teknologi untuk mengubah sampah menjadi energi.

“Sampah adalah masalah besar di masyarakat, tapi pengelolaannya masih minim. Kami bekerja sama dengan para teknokrat untuk mengubah sampah menjadi energi gas dan listrik,” jelasnya.

Ia mengungkapakan bahwa dari satu ton sampah, bisa dihasilkan sekitar 330 kg batubara hijau, yang nantinya dapat diolah menjadi LPG, metanol, atau sumber listrik. Solusi ini sangat berguna untuk daerah-daerah yang belum memiliki akses listrik.

“Kami sudah berdiskusi dengan beberapa pemerintah daerah. Namun, karena mereka baru dilantik, mereka masih sibuk dengan anggaran. Secara informal, kami terus mengkampanyekan solusi ini dan menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan sawit untuk mengolah limbahnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, melalui berbagai programnya, TEGAS terus berkomitmen untuk membantu masyarakat dan mencari solusi inovatif bagi tantangan sosial dan lingkungan di Indonesia.*

TEGAS

TEGAS bermaksud menghimpun, membina, memajukan Hukum, Keamanan, Pendidikan, Kesehatan, Kesejahteraan Sosial Indonesia melalui kegiatan sosial, diskusi dan pembekalan dalam bidang Sosial Kemandirian untuk kepentingan kemanusiaan dan Hak-hak azasi manusia.

Map

© tarunaemasgenerasibangsa-Tegas.com. All Rights Reserved.

Luncurkan Podcast, TEGAS Siap Bangun Kemitraan Strategis, Kolaborasi dengan KADIN untuk Pendidikan Inklusif

Luncurkan Podcast, TEGAS Siap Bangun Kemitraan Strategis, Kolaborasi dengan KADIN untuk Pendidikan Inklusif

Jakarta, INDONEWS.ID – Taruna Emas Generasi Bangsa (TEGAS) menggelar sebuah podcast Pada Kamis yang berlangsung di Elgie Coffee & Eatery, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta pada 27 Februari 2025.

Podcast ini menghadirkan berbagai narasumber penting di antaranya Ketua Umum TEGAS Dr.(c) MM Ardy Mbalembout, SH., MH., CLA., CTA., CPM., MCIArb serta Sukanda Chandrahayat, ST., M.Si selaku praktisi Energi Hulu dan Wakil Ketua Umum Bidang Iptek TEGAS. 

Acara ini dipandu oleh Irma Prinarjoto, SH sebagai aktivis sosial dan menjabat sebagai Kepala Bidang Seni Budaya TEGAS. Irma Prinarjoto bertindak sebagai moderator yang memandu jalannya diskusi, yang tidak hanya fokus pada isu pendidikan tetapi juga menyentuh aspek sosial dan kebudayaan yang relevan dengan masyarakat Indonesia saat ini.

Acara ini juga memperkuat posisi TEGAS sebagai organisasi yang peduli terhadap pengembangan pendidikan di Indonesia, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan praktisi dalam mendiskusikan solusi konkret untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Dr.(c) MM Ardy Mbalembout menyampaikan visi dan misi TEGAS yang bertujuan untuk memajukan bangsa melalui pendidikan inklusif.  TEGAS berkomitmen untuk berperan aktif dalam kebijakan publik, pemberdayaan masyarakat, dan penyediaan pendidikan yang layak bagi anak-anak yang kurang mampu.

“TEGAS berdiri sejak 2017 lalu itu aktif melakukan pemberdayaan masyarakat, terutama untuk memberikan akses pendidikan yang inklusif kepada generasi muda bangsa. Nah, pada 27 February kemarin kita bikin Podcast untuk membahas dan mengumunkan visi misi organisasi” kata Ardy saat ditemui di sela-sela acara bazaar di Marketing Galery, Vasaka Soltera Apartemen, Sabtu (15/3/25).

Saat ini, kata Ardy, TEGAS terus berupaya membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak agar bisa membantu lebih banyak masyarakat,” ujar Ardy kepada awak media belum lama ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan sektor usaha, termasuk dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

“Saya telah memperkenalkan TEGAS ke KADIN supaya ke depan ada kerja sama yang bisa memberikan manfaat lebih luas,” ujar Ardy yang juga merupakan Wakil Ketua Mahkamah Partai DPP Demokrat itu.

Dalam waktu dekat, pengurus TEGAS kata dia, dijadwalkan bertemu dengan perwakilan KADIN untuk membahas potensi kolaborasi lebih lanjut.

Selain itu, Ardy juga telah menjadwalkan audiensi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk memperkenalkan visi dan misi TEGAS dalam mendukung pembangunan sosial di Indonesia.

TEGAS

TEGAS bermaksud menghimpun, membina, memajukan Hukum, Keamanan, Pendidikan, Kesehatan, Kesejahteraan Sosial Indonesia melalui kegiatan sosial, diskusi dan pembekalan dalam bidang Sosial Kemandirian untuk kepentingan kemanusiaan dan Hak-hak azasi manusia.

Map

© tarunaemasgenerasibangsa-Tegas.com. All Rights Reserved.

TEGAS Gelar Bazar Ramadan

TEGAS Gelar Bazar Ramadan, Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Berbagi di Bulan Suci hinga Respon Soal Wacana Pembentukan Satgas Sampah

Foto (kiri-kanan): Ketua Umum TEGAS, Dr.(c) MM Ardy Mbalembout, SH., MH., CLA., CTA., CPM., MCIArb, Pengurus TEGAS dan pelaksana teknis bazar Ramdahan Vientje Archangela Gerlani, Sukanda Chandrahayat selaku Wakil Ketua Umum bidang Tehnologi dan Ilmu Pengetahuan (IPTEK) TEGAS serta Irma Prinarjoto selaku Kepala Bidang Seni Budaya TEGAS.

Jakarta, INDONEWS.ID – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Taruna Emas Generasi Bangsa (TEGAS) menggelar acara Bazar Ramadan bertajuk “Semangat Berbagi TEGAS”. Kegiatan yang berlangsung di Elgie Coffee, Vasaka Soltera Apartemen, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 15 Maret 2025 ini menjadi momen penting untuk menggalang dana dan memperkuat semangat berbagi di bulan suci.

Ketua Umum TEGAS, Dr.(c) MM Ardy Mbalembout, SH., MH., CLA., CTA., CPM., MCIArb, menyampaikan organisasi yang berdiri sejak 2017 lalu itu aktif melakukan pemberdayaan masyarakat, terutama untuk memberikan akses pendidikan yang inklusif kepada generasi muda bangsa.

“TEGAS berdiri 2017 silam namun selama beberapa tahun vacum. Namun sekarang kita berpikir untuk mulai menghidupkannya kembali. Nah, pada 27 February kemarin kita bikin Podcast untuk membahas dan mengumunkan visi misi organisasi” kata Ardy saat ditemui di sela-sela acara bazaar di Marketing Galery, Vasaka Soltera Apartemen, Sabtu (15/3/25).

Calon doktoral Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung ini menjelaskan TEGAS sebagai organisasi sosial yang memiliki visi untuk memajukan bangsa melalui pendidikan inklusif terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Menurut pria yang pernah mencalonkan sebagai Gubernur NTT ini, pendidikan inklusif adalah langkah strategis dalam menciptakan masyarakat yang berpengetahuan dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. “TEGAS berkomitmen untuk menyediakan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak kurang mampu dan mendukung kebijakan publik serta pemberdayaan masyarakat,” terangnya.

Dalam diskusi tersebut, kata Ardy, kegiatan sosial ini didukung oleh berbagai tokoh penting lainnya seperti Sukanda Chandrahayat, ST., M.Si, praktisi Energi Hulu yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Iptek TEGAS, dan Irma Prinarjoto, SH, aktivis sosial serta Kepala Bidang Seni Budaya TEGAS, yang turut berperan dalam memberikan wawasan dan diskusi terkait pentingnya sinergi antara sektor publik, swasta, dan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program-program sosial.

Dampak Sosial dan Pendidikan dari Bazar Ramadan

Acara bazar ini juga menjadi contoh konkret bagaimana inisiatif sosial dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat luas. Dengan memanfaatkan momentum Ramadan, kegiatan ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berbagi melalui pembelian barang preloved, tetapi juga mendukung panti asuhan yang membutuhkan bantuan.

Bazar yang dimulai pada pukul 10.00 WIB dan berlangsung hingga sore hari pukul 17.00 WIB ini menawarkan berbagai macam barang preloved (barang bekas yang masih layak pakai) dengan harga mulai dari Rp5.000.

Penjualan ini bertujuan untuk menghimpun dana yang nantinya akan disalurkan ke panti asuhan yang ada di Jakarta. Dengan konsep yang sederhana namun penuh makna, bazar ini mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial sambil menikmati suasana santai di Elgie Coffee.

Dalam acara ini, pengunjung tidak hanya dapat berburu barang-barang menarik, tetapi juga menikmati hiburan berupa penampilan Live Music yang menambah semarak suasana. Kolaborasi antara Elgie Coffee dan Vasaka Soltera menjadi elemen yang semakin memperkaya pengalaman pengunjung.

Kolaborasi ini juga menunjukkan kekuatan kerja sama antara berbagai pihak untuk mendukung kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. “Kita ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama berbagi di bulan suci Ramadan. Nantinya hasil penjualan ini, kita di TEGAS akan salurkan ke panti asuhan yang ada di Jakarta,” kata Irma Prinarjoto, salah satu pengurus TEGAS sebagai Kepala Bidang Seni Budaya TEGAS.

Irma menambahkan, selama bulan suci Ramadan 2025 ini, TEGAS kerap memberikan takjil kepada masyarakat sekitar, terutama para driver ojek online (Ojol). “Kami di TEGAS selama ini sudah beberapa kali memberikan takjil kepada masyarakat, terutama driver ojol,” bebernya.

Komitmen TEGAS untuk Masyarakat

Sebagai informasi, sejumlah panti asuhan di Jakarta yang menerima bantuan dari hasil bazar ini, diharapkan dapat memperoleh dana untuk kebutuhan operasional dan pendidikan anak-anak yang berada di bawah naungan mereka. Program ini sejalan dengan misi TEGAS untuk memperjuangkan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu, serta menciptakan kesadaran akan pentingnya kontribusi sosial.

Tidak hanya dengan Elgie Coffee dan Vasaka Soltera, TEGAS juga mengajak banyak pihak untuk berkolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial. Kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada acara bazar, namun juga meliputi berbagai kegiatan lain yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama di sektor pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Acara ini menunjukkan bahwa kolaborasi antar organisasi, pengusaha, dan masyarakat dapat menciptakan sinergi yang luar biasa untuk tujuan bersama. Bazar Ramadan “Semangat Berbagi TEGAS” menjadi bukti bahwa setiap kontribusi, sekecil apapun, dapat memberikan dampak besar bagi sesama.

Sementara itu, salah satu pengurus organisasi TEGAS, sekaligus pelaksana teknis bazar Ramdahan, Vientje Archangela Gerlani mengatakan, melalui kegiatan ini organisasinya ingin berbagi dengan masyarakat. Lewat bazar, kata dia, ada banyak hal yang telah dilakukan oleh TEGAS untuk membantu masyarakat, salah satunya menjual pakaian dengan harga murah.

“Kita misalnya mulai menjual harga baju cuma Rp5000. Jadi benar-benar nolong banget,” kata Vientje kepada wartawan di lokasi bazar yang berlangsung di ElGie Coffee, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (15/3/2024).

Ia mengatakan, pihaknya sengaja tidak memberi secara gratis karena sebagai organisasi sosial-kemasyarakatan, TEGAS tetap membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar tetap eksis. “Jadi TEGAS ini kan sosial. Daripada kita kasih gitu aja mungkin dia ada suport sehingga bisa bantu juga,” kata Vientje.

Sampah Jadi Energi

Di tempat yang sama, Sukanda Chandrahayat selaku Wakil Ketua Umum bidang Tehnologi dan Ilmu Pengetahuan (IPTEK) TEGAS mengatakan pihaknya menyambut baik wacana pemerintah untuk membetuk Satuan Tugas (Satgas) Sampah.

“Kita di TEGAS merespon baik wacana dari presiden ini. Karena kota-kota besar di Indonesia masih memiliki masalah dengan pengelolaan sampah. Padahal bisa dimanfaatkan menjadi biofuel,” terangnya.

Menurutnya, TEGAS akan berkoordinasi dan beraudiensi dengan berbagai pihak, terutama pemerintah daerah untuk bersama-sama mencarikan solusi agar sampah ini dapat dimanfaatkan menjadi energi.

Ia mengungkapakan bahwa dari satu ton sampah, bisa dihasilkan sekitar 330 kg batubara hijau, yang nantinya dapat diolah menjadi LPG, metanol, atau sumber listrik. Solusi ini sangat berguna untuk daerah-daerah yang belum memiliki akses listrik.

“Kami sudah berdiskusi dengan beberapa pemerintah daerah. Namun, karena mereka baru dilantik, mereka masih sibuk dengan anggaran. Secara informal, kami terus mengkampanyekan solusi ini dan menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan sawit untuk mengolah limbahnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, melalui berbagai programnya, TEGAS terus berkomitmen untuk membantu masyarakat dan mencari solusi inovatif bagi tantangan sosial dan lingkungan di Indonesia.*

TEGAS

TEGAS bermaksud menghimpun, membina, memajukan Hukum, Keamanan, Pendidikan, Kesehatan, Kesejahteraan Sosial Indonesia melalui kegiatan sosial, diskusi dan pembekalan dalam bidang Sosial Kemandirian untuk kepentingan kemanusiaan dan Hak-hak azasi manusia.

Map

© tarunaemasgenerasibangsa-Tegas.com. All Rights Reserved.

TEGAS Sambangi Bale Gotong Royong Dharma Pongrekun-Kun

TEGAS Sambangi Bale Gotong Royong Dharma Pongrekun-Kun

ACTUALNEWS.ID, Jakarta —Taruna Emas Generasi Bangsa (TEGAS) menyambangi Bale Gotong Royong Dharma Pongrekun-Kun di kawasan Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Rabu (23/10/2024).

Ketua Umum TEGAS, Dr. MM Ardy Mbalembout, S.H, MH., C.L.A.,AIIArb menjelaskan, kedatangan Tegas menyambangi Bale Gotong Royong untuk bertemu dengan pasangan cagub-cawagub julur independ, Dharma Pongrekun-Kun.

“Kami ke sini untuk bertemu dengan Pak Komjen Dharma untuk membahas berbagai persoalan di Jakarta,” kata Ardy kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Dharma Pongrekun.

Menurut Ardy, Dharma merupakan sosok calon gubernur berintegritas dan mempunyai visi misi yang jelas untuk memimpin Jakarta selama lima tahun ke depan.

“Komjen Dharma Pongrekun ini wawasannya sangat luas. Kemudian memiliki integritas, jujur dan visioner. Saya juga melihat visi misinya sangat jelas Jakarta mau dibawa kemana selama lima tahun,” ungkapnya.

Selain itu, Ardy juga menyebut Dharma merupakan sosok pemimpin yang sederhana dan merawat. Hal tersebut terlihat dari sikap Dharma Pongrekun yang menerima semua kalangan untuk berdiskusi.

“Kami diskusi dengan beliau pajangan lebar. Komjen Dharma juga mengutarakan berbagai konsep pemikirannya bagaimana membangun kota Jakarta. Jadi sangat cocok yang dibutuhkan warga Jakarta,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Dharma Pongrekun menyambut baik kedatangan Tegas ke rumah pemenanganya. Dharma mengapresiasi niat baik Ketua Umum Tegas, Ardy.

Dalam kesempatan itu, Dharma menyampaikan visi misinya dalam membangun kota Jakarta. Salah satunya dalam melakukan transformasi Jakarta.

Dia berjanji ingin melakukan transformasi digital untuk masyarakat Jakarta dengan menyediakan akses internet gratis sebesar 100 Mbps jika terpilih menjadi Gubernur.

“Misi kami ada tujuh, yang pertama adalah bagaimana transformasi Jakarta untuk melindungi keselamatan jiwa masyarakat,” ungkapnya.

“Kedua yaitu bagaimana reformasi regulasi dan tata kelola Jakarta dengan mengutamakan pemeliharaan kesehatan melalui preventive medicine yang aman dan beradab da menyediakan transformasi digital,” sambungnya.

ACN/CAT/RED

TEGAS

TEGAS bermaksud menghimpun, membina, memajukan Hukum, Keamanan, Pendidikan, Kesehatan, Kesejahteraan Sosial Indonesia melalui kegiatan sosial, diskusi dan pembekalan dalam bidang Sosial Kemandirian untuk kepentingan kemanusiaan dan Hak-hak azasi manusia.

Map

© tarunaemasgenerasibangsa-Tegas.com. All Rights Reserved.